August 31, 2013

Now You See Me (2013)

REMINDER THE CLOSER YOU LOOK, THE LESS YOU'LL SEE

Now You See Me mengisahkan tentang empat pesulap jalanan yang masing-masing memiliki keahlian berbeda yang tergabung dalam kelompok bernama The Four Horsemen: J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merritt McKinney (Woody Harrelson), Henley Reeves (Isla Fisher) dan Jack Wilder (Dave Franco) yang diundang dan disponsori oleh milyuner, Arthur Tressler (Michael Caine), untuk melakukan perampokan bank. Sialnya, atas aksi mereka itu mengundang FBI yang mengutus Dylan Rodes (Mark Ruffalo) serta Interpol Alma Vargas (Melanie Laurent) yang juga dibantu Thaddeus Bradley (Morgan Freeman), seorang mantan pesulap yang membuka rahasia trik para pesulap.

Film yang disutradarai oleh Louis Letterier ini dibuka dengan opening sequence yang memperkenalkan keempat pesulapnya; Daniel Atlas si pesulap jalanan, Merritt McKinney ahli hipnotis, Henley Reeves ahli melarikan diri dan Jack Wilder pencopet bertangan cepat. Dengan adegan pembuka cukup lama namun keren dan mengasyikan itu, Now You See Me sedari awal memang mengeluarkan pesonanya dan seolah menghipnotis para penontonnya. Naskah cerita yang ditulis oleh trio Ed Solomon, Boaz Yakin, dan Edward Recourt ini sebenarnya sangat menarik – ya meskipun harus diakui memiliki banyak kekurangan disana-sini ceritanya, mencoba menggabungkan pertunjukan trik-trik sulap yang menakjubkan dengan perampokan terencana kelas wahid. Bayangkan saja The Prestige dan Ocean’s Eleven bersatu, beginilah jadinya.

August 29, 2013

Beck (2010)

Tidak hanya trend mengadaptasi novel ke film yang dilakukan para sineas, tapi juga dari komik, dan itulah yang terjadi pada Beck.

Beck mengisahkan tentang Koyuki (Sateh Takeru) – seorang anak SMA yang sering dibully teman-temannya – yang tidak sengaja bertemu Ryusuke (Mizhushima Hiro). Ryusuke (Mizhushima Hiro) adalah seorang gitaris yang baru saja dikeluarkan dari band lamanya. Dia pun mencoba membuat band baru sendiri, dia merekrut Taira (Mukai Osamu) dan Chiba (Kiritani Kenta) pada bass dan vokal. Singkat cerita, Ryusuke pun merekrut Koyuki dan temannya, Saku (Nakamura Aoi), sebagai gitaris dan drum. Mereka berlima berjuang sebagai sebuah band dengan nama Beck dari nol untuk bisa tampil di festival band Greatful Sound.

Film ini diadaptasi oleh Yukihiko Tsutsumi dari manga berjudul sama karya Harold Sakuishi. Jujur saya belum pernah membaca manga ataupun menonton animenya. Jadi saya tidak tahu seberapa miripkah sang sutradara merekonstruksi semangat manganya ke dalam layar lebar. Tapi jelas di semua film adaptasi dari buku pasti ada yang namanya pemadatan cerita. Beck mengusung tema persahabatan, bagaimana pahit manisnya persahabatan kelima personel band ini. Kebersamaan dan masalah yang terjadi pada mereka. Ada bagian romansanya juga sedikit antara Maho dan Koyuki. Ada juga konflik kecil-kecilan yang melibatkan Ryusuke dengan masa lalunya. Juga bumbu-bumbu komedi komikal khas film Jepang yang mampu memancing gelak tawa. Oh iya, nama band Beck diambil dari nama anjingnya Ryusuke.

August 28, 2013

My Neighbor Totoro (1988)

Studio Ghibli adalah sebuah studio animasi dari Jepang yang sukses menelurkan banyak film animasi hebat, dan salah satunya adalah My Neighbor Totoro.

My Neighbor Totoro mengisahkan tentang sebuah keluarga – seorang ayah, dua anak perempuan; Satsuke dan Mei, sementara sang ibu dirawat di rumah sakit – yang baru saja pindah rumah. Suatu hari Mei sedang bermain-main di halaman rumahnya. Tiba-tiba suatu makhluk kecil aneh muncul dan menarik perhatian Mei. Dia pun penasaran dan mengikuti  makhluk tersebut, yang membawanya ke sebuah hutan lalu bertemu dengan makhluk lucu misterius yang disebutnya Totoro.

Film animasi yang berjudul Jepang Tonari no Totoro ini disutradarai oleh Hayao Miyazaki. My Neighbor Totoro sarat dengan unsur fantasinya. Meskipun fantasi, cerita animasi ini tergolong ringan-ringan saja. Tidak ada dramatisasi atau konflik yang berarti. Jadi, animasi ini dapat dikonsumsi semua umur. Namun daripada itu jika dicerna lebih dalam lagi. My Neighbor Totoro memiliki pesan moral dan kiasan tentang arti kehidupan. Satsuke dan Mei symbol kemurnian manusia, sedangkan Totoro adalah alam. Dan disini Totoro membantu kakak beradik tersebut dalam menghadapi masalah. Yang artinya jika manusia menjaga alam, maka alam pun akan membantu kita. Selain itu My Neighbor Totoro juga memiliki momen-momen menyentuh yang melibatkan hubungan antara ibu dan anak serta kakak dan adik.

August 26, 2013

Persepolis (2007)

It was thrilled by ‘Persepolis’, a brilliant animated version of Marjane Satrapi’s spirited autobiographical novels, easily one of the most successful comic-book-page-to-screen translations I’ve seen, fluid and inventive – Entertainment Weekly.

Persepolis mengisahkan tentang Marjane, anak perempuan yang harus menghabiskan masa kecilnya di  masa-masa revolusi  negara Iran yang tengah bergejolak hingga menjadi negara Islam. Perubahan sistem negara ini pun bukannya menjadi lebih baik, malah kebebasan mereka semakin sempit. Apalagi diperparah dengan serangan dari negara lain. Yang membuat Marjene harus dikirim ke Vienna, Austria untuk melanjutkan sekolahnya karena keadaan negaranya yang sudah tidak aman lagi.

Film animasi ini diadaptasi dari novel grafis karya Marjane Satrapi, yang juga sekaligus menjadi sutradaranya bersama Vincent Paronnaud. Persepolis hadir dengan gaya animasi yang bisa dibilang unik dan artistik yakni kira-kira 95% dibalut hitam putih, apalagi pada saat itu yang dunia animasi sedang digempur hebat oleh Pixar dan Dreamworks bahkan Disney, keputusan Marjane dan kawan-kawan bisa dibilang cukup berani. Namun justru gaya animasinya itu menjadi keunggulan tersendiri dari film ini. Tidak hanya dari gaya animasi yang terbilang berani, tapi juga dari ceritanya. Ceritanya yang ternyata adalah autobiografi dari sang penulis sendiri. Mengangkat cerita bernuansa politis yakni pada masa pergolakan politik negara Iran yang memanas karena penentangan terhadap rezim Syah Iran waktu itu hingga perang Iraq-Iran.

August 19, 2013

Spring Breakers (2012)

Lihat trailernya. Lihat posternya. Mungkin tampak seperti film remaja mainstream. But it’s Spring Breakers.

Spring Breakers mengisahkan tentang empat sahabat; Faith (Selena Gomez),Candy (Vanessa Hudgens), Brittany (Ashley Benson), dan Cotty (Rachel Korine), yang hendak menghabiskan liburan musim semi mereka dengan berpesta di luar kota. Mereka pun mengumpulkan uang  dengan merampok sebuah restoran kecil. Hingga sesampainya di tempat tujuan mereka berpesta gila-gilaan bersama alkohol dan narkoba. Sialnya, mereka justru tertangkap oleh polisi yang sedang melakukan razia. Mereka pun dijebloskan ke penjara, dan beruntungnya seorang rapper sekaligus gangster bernama Alien (James Franco) mau membantu mereka keluar. Liburan mereka pun berlanjut bersama Alien.

Film yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Harmony Korine ini hadir dengan atmosfer liar dan intensitas seksual yang begitu kental. Di 30 menit awalnya mungkin tampak seperti film remaja konyol kebanyakan dengan segala hingar-bingar semangat hedonisme kaula mudanya. Berisi drug, alkohol, bikini, tindakan kriminal dan dialog-dialog jorok nan kasar. Namun setelah itu sedikit berubah menjadi sebuah drama tentang pencarian jati diri dan proses pendewasaan keempat remaja tersebut. Momen-momen dilema dan perenungan yang dimaksudkan untuk memberikan pesan moral juga disampaikan dengan cukup baik. So, menyukai ataupun membencinya tergantung dari sisi mana penonton melihatnya.

August 16, 2013

Liebster & Sunshine Award 2013



Beberapa hari lalu Manusia Unta dinominasikan oleh blog Ajirenji Mainstream Review di Liebster dan Sunshine Award – award yang katanya buat seru-seruan dikalangan para blogger. Ngga nyangka sekaligus bangga ternyata ada juga yang mau menominasikan blog Manusia Unta.

August 14, 2013

Bridge to Terabithia (2007)

Mungkin namanya tidak segaung film adaptasi novel lain macam Harry Potter. Tapi jelas film yang akan saya review kali ini satu dari sekian banyak film adaptasi novel yang berkualitas bagus, Bridge to Terabithia.

Bridge to Terabithia mengisahkan tentang Jess Aaron (Josh Hutcherson) seorang anak miskin yang sering diganggu temannya dan suatu hari ada murid baru masuk ke sekolah yang sama, seorang wanita bernama Leslie Burke (AnnaSophia Robb) yang juga kurang bisa memiliki teman. Mereka berdua pun akhirnya berteman dan pergi ke sebuah hutan. Disitu mereka berimajinasi membuat sebuah kerajaan yakni Terabithia. Mereka menjaga kerajaan tersebut dari ancaman musuh berbahaya.

Naskah cerita yang ditulis oleh Jeff Stockwell dan David Paterson yang mengadaptasi dari novel pemenang Newberry Award karya Katherine Paterson berjudul sama keluaran tahun 1977. Mencoba menghadirkan sebuah kisah persahabatan menggabungkannya dangan nada fantasi dan imajinasi. Menyajikan alur cerita yang berjalan dengan tempo santai dan mudah diikuti namun perlahan tapi pasti berhasil meraih seluruh perhatian penonton turut ikut berimajinasi sekaligus sedikit melupakan beberapa kekurangan yang ada. Ada juga selipan komedinya yang singkat tapi nendang. Lalu juga punya bagian-bagian yang bermakna dan menyentuh, apalagi bagian menjelang ending-nya yang begitu emosional dimana ketika itu terjadi insiden memilukan. Selain itu film ini juga mengangkat isu seperti bully.

August 12, 2013

The Wolverine (2013)

Dari semua mutan di film X-Men, mungkin Wolverine ‘lah mempunyai latar belakang yang kompleks dan yang paling menarik serta berpotensi mengumpulkan pundi-pundi uang dengan dibuatkan film sendiri.

The Wolverine mengisahkan tentang Logan (Hugh Jackman) yang tidak bisa lepas dari bayang-bayang pasca tiadanya Jean Grey (Famke Janssen). Suatu hari dia bertemu dengan Yukio (Rila Fukushima) lalu dibawa ke Jepang atas permintaan Yashida (Hal Yamanouichi). Namun Logan justru masuk dalam sebuah konflik melibatkan para Yakuza dan Samurai serta mutan bernama Viper (Svetlana Khodchenkova). Ditambah lagi dia diminta harus melindungi Mariko (Tao Okamoto), cucu Yashida.

Sempat beberapa kali mengalami kendala, seperti pemilihan sutradara, namun akhirnya James Mangold yang menduduki bangku tersebut. Naskah ceritanya ditulis oleh trio Mark Bomback, Scott Frank dan Christopher McQuarrie yang mengadaptasi dari komik keluaran tahun 1982 karya Chris Claremont dan Frank Miller dengan memulai setting pasca The Last Stand. Sedikit berbeda dari sajian summer blockbuster kebanyakan, jika biasanya diisi sederetan action spektakuler, sedangkan The Wolverine lebih kelam dan personal serta didominasi oleh drama juga romansa, bukan sajian superhero generik seperti usaha menyelamatkan dunia dari kehancuran. Ya tetapi installment keenam dari X-Men ini juga masih punya bagian-bagian aksi yang seru – dan juga bagian yang membosankan. Namun sayang ada beberapa bagian action yang sebenarnya bisa terlihat lebih bagus lagi jika sedikit dipoles lagi.

August 10, 2013

Amour (2012)

Berlabel Palme d’Or di Cannes Film Festival 2012 lalu plus Best Foreign Language dan nominasi Best Picture Oscar tahun ini, Amour.

Amour mengisahkan tentang Georges (Jean-Louis Trintignant) dan Anne (Emmanuelle Rive), sepasang suami-istri yang sudah lanjut usia yang juga mantan guru musik. Suatu hari Anne mengalami serangan stroke yang parah dan mengakibatkan lumpuh, yang mengharuskan dia harus dirawat di rumah sakit. Georges pun harus merawat Anne dirumah.

Amour yang adalah bahasa Perancis jika diartikan ke bahasa Indonesia artinya cinta. Film yang disutradarai dan ditulis oleh Michael Haneke ini dibuka dengan adegan yang sebenarnya adalah ending dari film ini. Haneke coba menghadirkan sebuah romansa tentang arti sebuah cinta sejati dengan nada yang menyedihkan dibalik kelamnya penyakit stroke yang dilanda Anne. Berjalan dengan ritme yang lamban apalagi dalam durasi dua jam lebihnya yang depresif, Amour berpotensi membosankan bagi beberapa orang. Namun dibalik kesedihan ceritanya itu, Haneke berjasil menyampaikan pesan arti cinta sejati yang sebenarnya. Apalagi Haneke juga menyelipkan beberapa simbolisme yang jika kita sadar atau mungkin mengerti budaya orang Perancis sana yang tidak dapat diterjemahkan secara langsung.

August 8, 2013

Bully (2012)

Bully, film dokumenter yang kisahnya berfokus pada lima anak sekolah Amerika yakni Alex, Tyler, Ty, Kirby dan Ja’Meya yang mendapat kekerasan fisik dan dihina oleh teman-temannya disekolah.

Film yang awalnya berjudul The Bully Project ini pertama kali diputar di Tribeca Film Festival 2011 dan baru tayang perdana di bioskop Amerika pada 30 Maret 2012. Disutradarai oleh Lee Hirsch yang juga mengaku pernah menjadi korban bullying. Menyoroti kehidupan anak-anak yang hanya karena mereka berbeda seperti terlihat aneh, cacat fisik, atau gay. Mereka pun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya seperti kekerasan fisik dan dihina yang fatalnya berakibat meninggal dunia karena bunuh diri akibat depresi.

Selain itu Bully juga mendapat banyak kontroversi, salah satunya ketika MPAA memberikan rating R terhadap film ini karena banyak mengandung bahasa yang kasar serta adegan kekerasan yang artinya penonton dibawah 17 tahun tidak dapat menyaksikannya. Dan ini tentu berbanding terbalik dengan visi sang sutradara yang mengharapkan film ini wajib untuk ditonton anak sekolahan. Akhirnya sebagai bentuk protes terhadap keputusan MPAA, Bully pun dirils tanpa rating. Menurut saya jikalau memang visinya seperti itu, selain merilis dilayar lebar kenapa tidak menyebarkan film ini di internet saja secara bebas. Ya walaupun pada akhirnya dirilis juga dengan rating PG-13. Lalu dari segi teknis juga film ini memang tampak berantakan.