Pages

November 29, 2012

The Thieves (2012)


Hal pertama yang membuat saya ingin menonton film ini adalah ketika saya mengetahui bahwa The Thieves is the second highest grossing movie in Korean film history dengan admissions 12,982,148 dibawah peringkat pertama The Host. Saya pun langsung mencari film ini lalu menontonnya dan saya puas.

The Thieves a.k.a. Dodukdeul bercerita tentang geng pencuri professional dari Korea yang dipimpin Popeye (Lee Jung-jae) terdiri dari Chewing Gum (Kim Hae-sook), Anycall (Jeon Ji-hyun), Jampano (Kim Soo-hyun) dan Pepsi (Kim Hye-soo) lalu mereka bergabung dengan geng pencuri dari Hong Kong, Chen (Simon Yam), Julie (Angelica Lee) dan Johnny (Derek Tsang) mereka semua nantinya akan dikomandani oleh Macau Park (Kim Yoon-seok) untuk melakukan sebuah aksi pencurian berlian bernilai 30 juta dolar.

Dibuka dengan opening yang belum-belum apa-apa sudah langsung membuat saya senang terkesima melihat bagaimana cerdasnya aksi pencurian barang di awal film. Lalu berlanjut dengan tahap pembentukan kelompok dan perencanaan. Setelah itu sebuah pencurian professional pun dimulai. The Thieves tidak hanya berbicara tentang pencurian semata, tapi The Thieves juga punya pengembangan plotnya. Mulai dari romansa yang terjalin antar para karakternya serta intrik-intrik lainnya sampai aksi penghianatan yang benar-benar membuat ceritanya semakin menarik. Tapi justru pengembangan plot itu membuat cerita menjadi sedikit berbelit-belit sehingga berimbas kepada penyelasaian ending-nya yang memakan durasi panjang sampai dua jam lebih. Untungnya segala kekurangan tersebut sirna seketika melihat aksi baku tembaknya yang menghibur plus selipan bumbu komedi yang dimanfaatkan dengan baik. Ditambah lagi hal-hal teknis seperti sinematografi dan scoring music-nya yang semuanya disuguhkan dengan sangat apik.

November 25, 2012

Moonrise Kingdom (2012)


Sebenarnya sebelum saya menonton Moonrise Kingdom, saya hanya berpandang sebelah mata terhadap film ini. Jika melihat judul dan posternya entah kenapa saya pikir film ini penuh aroma membosankan. Tapi setelah membaca review-nya sana-sini, ternyata kebanyakan responnya adalah positif dan digadang-gadang sebagai salah satu calon film terbaik tahun ini. Akhirnya dengan ekspektasi yang tinggi, saya pun menontonnya, dan harus diakui saya puas.

Moonrise Kingdom ber-setting tahun 60an disebuah pulau bernama New Penzance. Berkisah tentang sebuah perkemahan mirip Pramuka yang menghabiskan musim panas dengan berkemah bernama Khaki Scout. Suatu hari seisi pulau digegerkan dengan hilangnya salah satu anggota mereka Sam Shakusky (Jared Gilman) seorang bocah 12 tahun. Ternyata Sam sudah merencanakan usaha pelarian dirinya itu bersama Suzy Bishop (Kara Hayward) seorang gadis yang ia temui beberapa waktu lalu. Keluarga dan orang-orang setempat pun kepanikan mencari mereka. Jadi apakah Sam dan Suzy ditemukan kembali atau malah sebaliknya?

Dibuka dengan pengenalan keluarga Suzy yang dibalut dengan sinematografi yang aduhai nan artistik, berlanjut narasi dari Bob Balaban yang dengan santainya menjelaskan geografis New Penzance. Diisi dengan jajaran cast top macam Bruce Willis, Edward Norton, Bill Murray, Tilda Swinton, Frances McDormand, dan Harvey Keitel. Tapi sebenarnya bukan mereka yang menjadi pusat perhatian disini, justru debut dua artis cilik Jared Gilman dan Kara Hayward-lah menjadi titik perhatian di film ini. Saya sendiri sebenarnya belum pernah sama sekali menonton filmnya Wes Anderson, dan jika melihat bagaimana suguhan di Moonrise Kingdom, sudah cukup menggambarkan kecerdasan Wes dalam menyutradarai dan meracik film.