Akhirnya nulis lagi, ya walaupun lagi lagi reviewnya
harus digabungin jadi satu post. Sebenarnya saya sih cukup berberat hati buat
bikin ini post. Tapi ya karena mulai sadar diri bahwa diri ini sudah semakin
sibuk, dan udah semakin jarang nyempetin waktu buat ngereview atau bahkan
nonton film. Jadi saya niatan buat bikin at least satu postingan per satu
bulan. Jadi, ini dia kumpulan short review dari beberapa film yang saya tonton
1-2 bulan terakhir. Check this out!
Showing posts with label Musical. Show all posts
Showing posts with label Musical. Show all posts
July 31, 2014
February 22, 2013
Les Misérables (2012)
Tom Hooper, sutradara yang pada
tahun 2010 lalu berhasil membawa The
King’s Speech meraih predikat sebagai best
picture diajang Acedemy Award ke 83. Dan kini tahun 2012 lalu dia kembali
membuat ulah dengan film terbarunya. Mengusung genre yang tidak terlalu
digandrungi orang, yaitu film musikal. Film itu berjudul Les Misérables,
dan hebatnya filmnya kembali dinominasikan di Oscar. Jadi, apakah Tom Hooper mampu
membawa piala emas tersebut bersama Les
Misérables seperti apa yang
dia lakukan dua tahun lalu.
Les Misérables
yang bersetting Perancis abad ke-19 mengisahkan tentang Jean Valjean (Hugh
Jackman) seorang narapidana yang dihukum karena mencuri lalu dihukum selama 19
tahun. Disaat dia bebas, dia masih mendapat pengawasan dari seorang polisi
bernama Javert (Russel Crowe). Delapan tahun kemudian dia menjadi walikota di
salah satu kota. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang wanita bernama
Fantine (Anne Hathaway), yang akhirnya menitipkan ananknya kepadanya, Cosette
(Isabelle Allen). Valjean pun terus menjanai hidupnya bersama Cosette dewasa
(Amanda Seyfried), dia terus menemui banyak masalah dan tentu saja masih
menghindari awasan Javiert.
Les Misérables
yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Victor Hugo, telah banyak
diangkat dalam berbagai bentuk, baik itu dalam bentuk musikal, film, atau yang
lainnya. Nah kini tahun 2012 lalu seorang Tom Hooper kembali membuat filmnya,
bedanya film ini dibuat dengan musikal. Yang mana setiap pemerannya harus
menyanyikan dialognya secara langsung. Jelas merupakan sebuah tantangan yang
sangat besar untuk Hooper. Namun ini tidak hanya tantangan untuk Hooper, tapi
juga tantangan untuk para penonton apakah mereka mampu tetap bertahan melihat
nyanyian orang satu kampung selama 2 jam lebih. Jika anda tidak tahan lebih
baik tidak usah membuang uang anda untuk pergi menontonnya. Saya pun bisa
dibilang sangat jarang menonton film musikal. Namun dengan ekspektasi yang
cukup besar dan berharap mendapat pengalaman sinematis yang baru, saya pun
menontonnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

