Beberapa bulan yang lalu, Mei
2012 tepatnya. Saat itu, saya ingat sekali disaat stok film barat saya sudah
mulai menipis dan sudah mulai bosan melihat akting-akting orang bule. Saat
itulah saya mulai mencari film-film Asia, seperti Thailand, Jepang, Korea.
Disaat saya browsing tentang rekomendasi film asia, saya melihat sebuah judul
film yang menarik hati saya, yaitu You
Are the Apple of My Eye, sebuah film dari negeri Taiwan. Saya baca review-nya
dan ternyata bagus, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung mencari film ini. Dan
bisa dibilang film ini adalah film Taiwan pertama yang saya tonton.
Berkisah tentang seorang anak yang pemalas, Ko Ching-Teng (Ko Chen-Tung). Ching-Teng mempunyai empat teman dekat yang semuanya menyukai Shen Chia-Yi (Michelle Chen), perempuan paling cantik dan pintar di kelas. Hanya Ching-Teng lah yang tidak menyukai Chia-Yi. Tapi justru kemalasan dan kebadungan Ching-Teng lah yang membuat Chia-Yi terpikat. Perlahan tapi pasti mereka pun mulai berteman dan berujung pada cinta. Lantas bagaimana hubungan keduanya? Dan bagaimana nasib empat teman Ching-Teng yang juga menyukai Chia-Yi? Silahkan tonton sendiri filmnya.
Film ini adalah sebuah film semi-autobiografi yang diangkat dari kisah nyata remaja Giddens Ko, lalu dijadikannya sebuah novel hingga dia jadikan sebuah film. Sebuah film yang berkisah tentang kehidupan masa SMA klise, persahabatan, menyukai teman sekelas, ujian yang menyebalkan, guru yang galak. Sangat familiar bukan. Film ini bukan film tentang kisah
percintaan basi begitu saja. Film ini juga terdapat aroma komedi yang cukup kental
terasa. Berbagai macam kebodahan dan kekonyolan masa SMA di film ini, sukses
untuk membuat anda tertawa. Seperti adegan masturbasi dikelas dan beberapa
adegan-adegan humor ala remaja lainnya. Ada beberapa alasan kenapa saya
menyukai film ini, yaitu plot cerita yang sangat realistis dan sangat akrab
untuk saya, chemistry yang bagus juga berhasil dijalin dan tidak ketinggalan
kecantikan Shen Chia-Yi yang sudah
memikat hati saya dari awal. Selain itu film ini juga menjadi salah satu obat
bagi saya, jika saya sedang kangen dengan masa SMA.
You Are the Apple of My Eye bukan berarti film tanpa cela.
Endingnya yang pahit membuat saya kecewa dan bertanya-tanya, mengapa ini
terjadi mengapa itu terjadi. Bagus sih sebenarnya, ending yang adil dan tidak
memaksakan ending yang baik untuk semua karakternya. Yah mungkin karena saya
terlalu sering menonton film yang endingnya happy, jadi saya sudah terlanjur
kecewa dengan endingnya. Walaupun begitu anda tidak akan terlalu peduli dengan
endingnya yang pahit, karena nilai positif dari film ini terlalu banyak hingga
menutupi kekurangannya. Secara keseluruhan film ini
adalah sebuah film yang menyenangkan, menghibur, penuh dengan kenangan
nostalgia bagi kalian-kalian yang ingin mengingat kembali indahnya masa SMA
dulu. Saya merekomendasikan film ini untuk anda yang ingin mengingat kembali
masa indah tersebut.
8/10
8/10
bener bang endingnya pahit banget... aku tadinya dibilangin kalo ini film humor... tapi kok lama lama yang terahir cinta cintaan... dan ujungnya filmnya NYESEK
ReplyDeleteYoi bro, awalnya memang kocak ni film, tapi akhirnya romantis banget
DeleteBtw thanks udah berkunjung ke blog gw ya
bang kira kira ada gak yg kedua film ini haha
Deleteending nya kayak film radit dan anjani bikin nyesekkk
Deletebetul gk rela kalau gue jdi Ko Chen-Tung
ReplyDelete