August 8, 2013

Bully (2012)

Bully, film dokumenter yang kisahnya berfokus pada lima anak sekolah Amerika yakni Alex, Tyler, Ty, Kirby dan Ja’Meya yang mendapat kekerasan fisik dan dihina oleh teman-temannya disekolah.

Film yang awalnya berjudul The Bully Project ini pertama kali diputar di Tribeca Film Festival 2011 dan baru tayang perdana di bioskop Amerika pada 30 Maret 2012. Disutradarai oleh Lee Hirsch yang juga mengaku pernah menjadi korban bullying. Menyoroti kehidupan anak-anak yang hanya karena mereka berbeda seperti terlihat aneh, cacat fisik, atau gay. Mereka pun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya seperti kekerasan fisik dan dihina yang fatalnya berakibat meninggal dunia karena bunuh diri akibat depresi.

Selain itu Bully juga mendapat banyak kontroversi, salah satunya ketika MPAA memberikan rating R terhadap film ini karena banyak mengandung bahasa yang kasar serta adegan kekerasan yang artinya penonton dibawah 17 tahun tidak dapat menyaksikannya. Dan ini tentu berbanding terbalik dengan visi sang sutradara yang mengharapkan film ini wajib untuk ditonton anak sekolahan. Akhirnya sebagai bentuk protes terhadap keputusan MPAA, Bully pun dirils tanpa rating. Menurut saya jikalau memang visinya seperti itu, selain merilis dilayar lebar kenapa tidak menyebarkan film ini di internet saja secara bebas. Ya walaupun pada akhirnya dirilis juga dengan rating PG-13. Lalu dari segi teknis juga film ini memang tampak berantakan.

Tapi overall cukup bagus dan cukup sukses menyampaikan pesan-pesannya. Bagaimana hal tersulit dari fenomena bullying itu adalah melaporkan bully itu sendiri kepada orang tua atau guru. Karena mungkin anak itu akan terjebak dalam satu situasi yang serba salah. Jika tidak melaporkan, mereka akan terus terjebak dalam dunia kelam itu. Sedangkan jika tidak melaporkannya ke orang tua, mereka merasa malu dan takut. Tentu butuh semua pihak untuk menghapus bully ini, mulai dari orang tua, lalu guru dengan kebijakan sekolahnya, anak sekolahan itu sendiri, dan lain-lain. Ya walaupun saya yakin, mungkin bully adalah salah satu topik atau fenomena yang paling abadi didunia.

Saya memang tidak pernah mengalami bully. Tapi dari film ini saya bisa membayangkan betapa kelamnya fenomena ini. Secara keseluruhan Bully adalah sebuah film dokumenter yang cukup bagus meski dari segi teknisnya yang tidak mampu tampil sempurna alias berantakan. Bully cukup sukses membuka mata para penontonnya tentang bagaimana kelamnya dunianya sekolah dengan fenomena bullying, yang seharusnya sekolah adalah tempat anak-anak belajar dan mencari jati diri.

7.5/10


No comments:

Post a Comment