February 2, 2016

Heart Attack (2015)


Well I don’t know why saya selalu ada ketertarikkan dan rasa ingin untuk menonton setiap film asal negeri gajah putih rilisan rumah produksi GMM Tai Hub (GTH) – kabarnya GTH dinyatakan bubar karena masalah internal. Tak terkecuali Heart Attack.

Film yang punya judul lain Freelance ini mengisahkan tentang Yoon (Sunny Suwanmethanon) seorang freelance graphic designer yang selalu mendapatkan job dari kliennya untuk ngeditkan foto, ia selalu harus menyelesaikan jobnya sesuai deadline yang membuatnya sanggup tidak tidur berhari-hari. Kebiasaan buruknya ini pun berimbas pada kondisi tubuhnya yang mengharuskan ia berobat ke rumah sakit. Yoon akhirnya bertemu dengan dokter cantik bernama Imm (Davika Hoorne), Yoon pun mulai merasa ada benih-benih cinta hinggap dihatinya.

Agak sedikit berbeda dari film rilisan beberapa tahun terakhirnya GTH. Production house negeri Thailand yang langganan membuat film rom-com yang berpadu dengan humor-humor absurd konyol. Tapi Heart Attack berbeda. Romance sama comedy masih ada cumin minus kelebayan dan keabsurdannya aja. Ceritanya Heart Attack sebenarnya begitu dekat bagi kalian yang pernah bekerja dengan tuntutan kejaran batasan tenggat waktu tertentu. Tidak hanya freelance aja lo, bahkan bagi kalian mahasiswa pun juga pernah merasakannya. Inilah yang menarik di Heart Attack, penyampaiannya ceritanya yang sebenarnya sederhana namun pesannya dapet dan mengena banget – apalagi saya juga seorang yang punya bidang yang sama dengan Yoon yakni graphic designer. Well, dua poin utama yang saya tangkap di sini adalah tentang tanggung jawab serta komitmen terhadap pekerjaan dan bagaimana mengimbanginya dengan kesehatan diri. Perenungan tentang kehidupan yang begitu ngena bagi saya.

Bicara mengenai komedinya, humor-humor di sini itu kesannya kayak nggak bermaksud untuk komedik tapi lucu, momen-momen sederhana ala situasi komedi ditambah dengan monolog Yoon yang bikin mulut nggak bisa diam buat ketawa lepas. Romancenya pun berjalan dengan stabil, tapi sayang bagian ending romancenya rada ngambil aman, kayak nggak mau ngambil resep film romance generik kebanyakan. Rasa yang bikin kita greget gimana gitu – rasanya itu kayak ngebet pengen di kehidupan nyata ngarepin Leo sama Kate menikah after Titanic atau kayak Dian Sastro menikah sama Nicholas after AADC. But that’s good, asyik sekali ketika melihat keduanya bersamaan dalam layar; momen canggung serta percakapan yang mengalir, santai, dan natural. Kudos buat Sunny Suwanmethanon dan Davika Hoorne di sini tampil apik. All in all, Heart Attack adalah another good romantic-comedy film dari Thailand yang kali ini dinahkodai oleh Nawapol Thamrongrattanarit. 4/5


No comments:

Post a Comment