February 1, 2013

Prometheus (2012)

Setelah Alien tahun 80an lalu Aliens, Alien 3, dan Alien Resurrection. Sampai spin-off nya yang semakin konyol judulnya, Alien vs. Predator, vs. Hunter, vs. Ninja, vs. Avatar. Rasanya penggemar Alien mulai kesepian dengan film bertema makhluk ruang angkasa itu. Hingga akhirnya penggemar berat Alien dibuat senang dengan terbaru Ridley Scott yang tidak lain adalah sutradara film Alien pertama, Prometheus.

Prometheus yang berlatar belakang tahun 2093, Elizabeth Shaw (Noomi Rapace) dan Charlie Holloway (Logan Marshall-Green) yang berhasil menemukan bukti mengenai asal usul darimana kehidupan manusia berasal. Akhrinya sampailah mereka diajak untuk ikut ekspedisi bersama tim khusus untuk mengungkapkan Sang Pencipta. Menggunakan kapal ruang angkasa mereka pergi ke planet tujuan, dibiayai Peter Weyland (Guy Pierce), diawaki kapten kapal Janek (Idris Elba), serta dihuni seorang robot berbentuk manusia bernama David (Michael Fassbender) dan beberapa orang ahli keilmuan lainnya. Namun ekspedisi mereka tidaklah seperti yang diharapkan, yang akhirnya berdampak membahayakan bumi.

Saya sendiri sebelumnya belum pernah sama sekali menonton franchise Alien, baik itu karya Scott, Cameron, Fincher ataupun Jean-Pierre sampai dua spin-off yang katanya tidak karuan itu. Saya sendiri hanya menonton trailernya saja, lalu sama sekali tidak tahu betul detailnya atau membaca sinopsisnya. Saya hanya tahu bahwa film ini katanya awal mula Alien. Tapi saya tidak terlalu terbebani dengan itu, semakin sedikit saya tahu justru semakin saya menikmatinya. Dengan naskah yang ditulis Jon Spaihts dan Damon Lindelof, jalan cerita dari Prometheus bisa dibilang cukup lambat, apa lagi dengan dialog-dialog ilmiahnya mengenai teori-teori asal-usul kehidupan. Cukuplah untuk membuat bingung-bosankan penonton, setidaknya itu terasa di paruh pertamanya. Yang membuat timbulnya beberapa pertanyaan, kenapa itu terjadi, kenapa ini terjadi, yang akhirnya tidak terjawab sampai akhir film. Saya yakin semua itu akan terjawab di film selanjutnya.

Jika anda mengharapkan aksi teror para Alien dalam skala besar, kemungkinan besar ini jelas mengecewakan. Tapi Prometheus tidaklah seburuk itu, visual yang dihadirkan bisa jadi adalah obat untuk segala kelemahan yang ada. Mulai dari opening hingga closing kita akan disuguhkan gambar-gambar memanjakan mata. Bagaimana bisa dilihat dari Scott memvisualisasikan semuanya, interior kapal angkasanya yang megah, tampilan makhluk-makhluk anehnya yang tampak realistis, hingga kostumnya, ditambah dengan special efeknya yang cukup spektakuler. Tidak ketinggalan jajaran cast-nya yang juga turut tampil dengan gemilang. Noomi Rapace yang mendapat porsi lebih banyak jelas menjadi titik perhatian, mampu mengaduk-aduk emosi penonton. Tapi yang cukup mencuri perhatian saya adalah Michael Fassbender sebagai seorang robot berbentuk dan berwatak seperti manusia, karakter yang dingin, baik meski terkesan menakutkan berhasil dibawakannya dengan cemerlang.

Bukan sekuel, prekuel, reboot ataupun spin-off. Ridley Scott dengan jelas menegaskan Prometheus adalah sebuah film baru yang berdiri sendiri, sama sekali tidak memiliki hubungan dengan film Alien sebelumnya. Secara keseluruhan Prometheus jelas bukan sebuah sajian science-fiction biasa, lebih dari sekedar itu. Gabungan antara sci-fi dan unsur religi, sebuah pencarian spiritual Sang Pencipta segalanya berpadu indah dengan cerita fiksi ilmiah Alien plus performa deretan cast jempolan yang bermain ciamik dan visualisasinya yang menakjubkan.

8/10

3 comments:

  1. masalahnya di era sekarang karena membuat film epic memakan biaya mahal. studio membuat tekanan lebih besar untuk membuat film gampang di cerna. bagi saya alien jauh lebih superior karena ridley scott memberikan waktu lama untuk meresapi mood film itu, prometheus tidak jelas arahnya kemana suspense engga, thriller engga, adventure engga jadi, action juga engga full, jadi hasilnya mediocre.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ridley scott sengaja bikin alur kaya gitu ntar nyambung sendiri dengan franchise Alien,mending nonton lagi deh semua seri alien kalo udah pasti paham maksud ini film, yg gk paham film nya berarti gk bisa nonton film yg berat-berat,mending nonton sinetron indo aja,hahah.

      Delete