January 31, 2014

Best Movies of 2013

Cukup telat memang setelah 2014 sudah berlalu satu bulan saya baru meluncurkan list Best Movies of 2013 saya. Sebenarnya deadline post ini tanggal 26 kemarin, tapi karena masih ada beberapa film yang saya kejar akhirnya molor sampai tanggal 30. Setelah bulan Januari ini saya kebut mengejar film-film yang berpotensi saya sukai. Tahun 2013 memang banyak film-film yang berkualitas, sehingga untuk menyusunnya menjadi 20 besar saja cukup sulit karena saya terpaksa harus menyingkirkan film bagus lain ke honorable mention. Lists dibawah ini pun tidak bisa dibilang the best sepenuhnya, karena ini adalah subjektif saya dan masih banyak juga film-film bagus yang belum saya tonton. Dan perlu diketahui, lists dibawah ini juga dapat berubah sewaktu-waktu jika ada penontonan ulang dan film-film lain yang baru saya tonton. So, without further ado, berikut film terbaik tahun 2013 versi Manusia Unta.

H O N O R A B L E   M E N T I O N:
Frances Ha (Noah Baumbach),Lone Survivor (Peter Berg), Man of Steel (Zack Snyder), Moebius (Kim Ki-duk), Mud (Jeff Nicholson), Now You See Me (Louis Leterrier), Pacific Rim (Guillermo del Toro), Short Term 12 (Destin Cretton), Stoker (Park Chan-wook), Stories We Tell (Sarrah Polley), The Conjuring (James Wan), The Place Beyond the Pines (Derek Cianfrance), The Spectacular Now (James Ponsoldt), The Way Way Back (Nat Faxon & Jim Rash), The World’s End (Edgar Wright), This Is the End (Seth Rogen & Evan Goldberg), We’re the Millers (Rawson Marshall Thurber), What Maisie Knew (Scott McGehee & David Siegel).

#20 - The Kings of Summer (Jordan Vogt-Robert)
Another good coming-of-age movie of this year.

#19 - The Secret Life of Walter Mitty (Ben Stiller) 
Kisah manis tentang sebuah dedikasi terhadap pekerjaannya.

#18 – Inside Llewyn Davis (Joel Coen & Ethan Coen)
Kisah survival seorang musisi folk Llewyn Davis dalam mempertahankan kelangsungan hidup dan karirnya. Kisah itu dibalut dengan nada yang sendu bersama sosok Llewyn Davis yang diperankan Oscar Isaac dengan apik yang juga setia mengiringi kita lewat lagu-lagu folk yang menghibur.


#17 – Fruitvale Station (Ryan Coogler)
Peristiwa kelam nyata 1 hari yang dipadatkan dalam 85 menitnya yang begitu membuai, halus, hangat, sederhana dan berujung pada akhir ceritanya yang menyentuh sekaligus menegangkan lewat semangat indie yang diusungnya.

 #16 - Ilo Ilo (Anthony Chen)
Debut drama family Anthony Chen sutradara asal Singapura yang begitu menyentuh.

 #15 - Wadjda (Haifa Al-Mansour)
Coming-of-age yang bagus dari negeri padang pasir Arab Saudi.
 
#14 – Dallas Buyers Club (Jean-Marc Vallée)
Sebuah film tentang dunia AIDS yang gelap, dengan struktur cerita yang kuat menghadirkan perbelokan cerita yang halus dari sutradara Jean-Marc Vallée. Dan penampilan McConaughey dan Leto begitu fantastis disini.


#13 – Blackfish (Gabriel Cowperthwaite)
Dokumenter yang membuka mata kita mengenai orca/paus pembunuh, membongkar rahasia-rahasia yang selama ini ditutupi dibalik praktik pertunjukan manisnya. Tersaji lengkap dalam 83 menit durasinya lewat fakta-fakta melalui footage dan interview-nya.

 #12 – Only God Forgives (Nicholas Winding-Refn)
Hadir dengan citarasa arthouse yang dalam. Tidak hanya sekedar kisah tentang pembalasan dendam semata, namun ini jauh lebih ke simbolisme bagaimana hubungan manusia dan tuhan. Berpadu cantik dengan visual warna neon di sudut-sudut kumuh jalan Thailand serta adegan violence-nya.
#11 - Nebraska (Alexander Payne)
Another good movie from Alexander Payne. Just watch it.

#10 – August: Osage County (John Wells)
Kisah keluarga disfungsional dengan sederetan dialog-dialog kuat yang dilakukan dengan perdebatan penguras emosi apalagi itu diberi sentuhan black-comedy-nya dan semakin bagus ketika film ini diisi divisi akting yang sama bagusnya.

#9 – Prisoners (Denis Villeneuve)
Bagaimana Denis Villeneuve mengikat penontonnya dari awal hingga akhir lewat jalinan cerita yang dikemas rapi mengenai kisah penculikan yang emosional, bermain dalam ranah thriller-psychological dengan sisipan sisi keluarga.

#8 – Rush (Ron Howard)
Ron Howard kembali berhasil menyajikan sebuah presentasi film biografi yang bagus dengan mengangkat cerita mengenai  rivalitas besar dan studi karakter dari dua leganda Formula 1, James Hunt dan Niki Lauda. Intens, emosional dan inspiratif.

#7 – Captain Phillips (Paul Greengrass)
Bagaimana seorang Paul Greengrass membuat reka ulang peristiwa nyata perampokan kapal oleh perompak Somalia tahun 2009 lalu. Sebuah biopik yang begitu menegangkan dan intens. Bersama dengan trademark shaky-cam-nya, plus akting luar biasa serta scoring yang elegan, ini salah satu film paling menegangkan tahun 2013.

#6 – 12 Years a Slave (Steve McQueen)
Drama slavery movie yang sangat bagus dari penyutradaraan handal Steve McQueen bersama ensemble cast segudangnya. Dengan adegan penyiksaan yang diperlihatkan secara gamblang dan frontal, ini seperti membuka kembali luka lama yang perih bagi orang Amerika sana.

#5 – The Act of Killing (Joshua Oppenheimer)
The Act of Killing adalah sajian dokumenter yang mengerikan, indah, dan emosional. Joshua Oppenheimer sang sutradara mencoba mengungkapkan kebenaran sejarah Indonesia yang selama ini ditutup-tutupi, mencoba membuka mata dan hati para penontonnya bahwa inilah yang terjadi sebenarnya. Dan ini adalah film yang saya rasa harus ditonton orang Indonesia setidaknya satu kali.

#4 – Before Midnight (Richar Linklater)
Konon disebut sebagai seri penutup dari Trilogy Before, ini adalah sebuah drama-romantis luar biasa. Membawa kembali racikan formula lamanya; dialog brilian nan cerdas, akting super ciamik dari Ethan Hawke dan Julie Delpy dan momen-momen indah yang long-take.

#3 – Her (Spike Jonze)
Memadukan kisah romansa dengan balutan science-fiction, Spike Jonze lewat Her memberikan kisah cinta awkward yang begitu manis mengenai dua sejoli yang jatuh cinta lewat dua dimensi berbeda antara seorang manusia dan sebuah operating system. Brilian!


#2 – Gravity (Alfonso Cuarón)
Sebuah sajian perjalanan tidak menyenangkan keluar angkasa yang begitu emosional dan menegangkan. Pencapaian yang jelas hanya akan dilakukan oleh sutradara dengan visi luar biasa cerdas. Apalagi didukung oleh cast dan crew bertalenta hebat yang turut membantu visinya tercapai. Sebuah pengalaman sinematis dalam durasi 91 menit yang tidak boleh dilewatkan begitu saja tahun lalu.

#1 – The Hunt (Thomas Vinterberg)
Pepatah fitnah lebih kejam dari pembunuhan memang benar adanya. Bagaimana lewat film ini saya merasakannya. Saya begitu bersimpati terhadap tokoh Lucas, saya merasa sayalah yang menjadi Lucas, saya merasa seperti sayalah yang difitnah. Ketika dia marah, sedih, menangis, saya pun turut merasakannya. Film ini benar-benar berhasil memberikan gambaran rasa kesakitan dan kepedihan yang begitu mendalam. Best Movie of 2013!

7 comments:

  1. Wah banyak yang belum nonton saya, dan penasaran banget itu sama The Hunt. :))
    Btw nice list. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib tonton itu The Hunt, recommended. Thanks.

      Delete
  2. 1, 5, 9, 10, 15, 20 aq sdh nonton Ji.
    Ak penasaran dgn film "Gravity" sama "Her", bagi dong Ji filmnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan itu 7 film sudah, selera filmmu bagus juga San.
      Aku Gravity gak ada San, kemarin nonton di bioskop.

      Delete
  3. Great great list :) dan suka sama #1 nya hehe walaupun rasanya gak bakal masuk ke 10 besar saya (kebanyakan film bagus taun lalu), tapi seneng jg ngeliat ada yg masukkin The Hunt di peringkat atas :) banyak jg yg masuk ke top 20 saya nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya suka banget itu sama The Hunt. Ditinggu juga Top 20-mu. :)

      Delete